Pangan Aman dan Bergizi Harus Tersedia di Kantin Sehat Sekolah
April 4, 2017
SultengEkspres (755 articles)
0 comments
Share

Pangan Aman dan Bergizi Harus Tersedia di Kantin Sehat Sekolah

Palu, SultengEkspres.com – Balai Pengawas Obat dan Makanan Kota Palu bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah mengadakan pertemuan lintas sektor yang bertujuan mensosialisasikan Gerakan Pangan Aman Melalui Kantin Sehat. Pertemuan ini diniati untuk memberikan kepada Kepala Sekolah dan para Guru atas pangan yang sehat dan aman yang dijajakan di kantin sekolah.

Dalam sambutan Gubernur yang disampaikan oleh Asisten Gubernur bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Mohamad Arif Abdul Wakil Latjuba dijelaskan bahwa pertemuan ini sangatlah strategis. Karena dari sini para pihak dapat menyamakan persepsi serta membulatkan juga meningkatkan sinergi di lapangan guna menjalankan gerakan konsumsi pangan aman melalui kantin sehat.

Ia juga menyampaikan bahwa gerakan ini termasuk program strategis dari pemerintah pusat yaitu “Gerakan Masyarakat Hidup Sehat– GERMAS. Germas ini diketahui bersama tujuannya adalah meningkatkan perlindungan hak anak dalam memperoleh pangan sehat dan aman, serta menyediakan informasi lengkap tentang pangan yang aman di sekolah.

Aneka jajanan yang bernilai aman apalagi bergizi di lingkup sekolah dirasa kurang cukup tersedia bagi anak. Padahal usia sekolah merupakan usia pertumbuhan pada anak yang membutuhkan banyak nutrisi.
“Asupan gizi yang cukup akan memiliki dampak besar terhadap tumbuh kembang anak baik untuk kesehatan, kecerdasan otak, perilaku, hingga produktifitas dan prestasi belajar mereka. Untuk itu, asupan makanan dan minuman anak khususnya jajanan di sekolah perlu menjadi fokus komunitas sekolah dalam hal ini para guru, siswa, orangtua, pedagang jajanan dan pengelola kantin sekolah” Jelas Arif Latjuba dihadapan Kepala Sekolah SD, SMP, SMA se-Kota Palu.

Kepala BPOM Palu, Safriansyah, berterimakasih kepada Pemerintah Provinsi atas dukunganya serta semua pihak yang terlibat dalam program ini. Senada dengan Gubernur, Ia juga menganggap penting dan strategis acara ini. Guna memberi pemahaman yang kuat kepada para guru serta melindungi anak dari segala pangan yang berbahaya bagi tubuh.

“Program ini sangat strategis Gerakan Pangan Aman Melalui Kantin Sehat, karena melalui kantin sekolah sebagian gizi anak kita disuplai. Karena dari penelitian dilapangan didapatkan 48 persen responden membeli jajanan di kantin sekolah dan jajanan di sekolah menyumbang 36 persen angka kecukupan gizi (AKG) namun kita sadar jajanan anak juga memiliki potensi masalah serta terjadinya penambahan bahan berbahaya yang melebihi batas aman serta bahan kontaminasi lainya juga mikroba patogen,” urai Safriansyah. (ril/jgb)

SultengEkspres

SultengEkspres

Comments

No Comments Yet! You can be first to comment this post!

Write comment

Your data will be safe! Your e-mail address will not be published. Also other data will not be shared with third person. Required fields marked as *