Pangdam Merdeka Minta Kades, Babinsa dan Babinkamtibmas Berkantor Bersama
May 10, 2017
SultengEkspres (664 articles)
0 comments
Share

Pangdam Merdeka Minta Kades, Babinsa dan Babinkamtibmas Berkantor Bersama

Poso, SultengEkspres.com – Pemerintah RI di bawah Presiden Joko Widodo sedang memprioritaskan program pembangunan yang dimulai dari wilayah perbatasan dan wilayah pedesaan. Hal ini dilatarbelakangi atas adanya kesenjangan sosial yang terjadi antara daerah-daerah di Pulau Jawa dengan daerah di luar Pulau Jawa.

Sistem sentralisasi yang dilakukan selama ini yang memfokuskan pembangunan di wilayah Jawa dan perkotaan mengakibatkan potensi-potensi yang ada di wilayah luar Jawa dan Pedesaan tidak dapat berkembang sehingga terjadi urbanisasi kedaerah Jawa dan perkotaan. Demikian disampaikan Panglima Kodam XIII Merdeka Mayor Jenderal TNI Ganip Warsito  pada Acara Tatap Muka Pangdam XIII Merdeka dengan unsur Kepala Desa, Babinkamtibmas dan Babinsa yang merupakan 3 Pilar Desa se-Kabupaten Poso, Selasa, 9 Mei 2017 di Aula Torulemba Rumah Dinas Jabatan Bupati Kabupaten Poso.

Dalam paparannya Jenderal Ganip menyampaikan keprihatinan Presiden Jokowi atas lambatnya roda pembangunan di wilayah Perbatasan dan Pedesaan hingga saat ini. Hal ini sangat membahayakan kondisi sosial masyarakat karena dapat menimbulkan potensi ancaman akibat terjadinya kesenjangan sosial yang pada akhirnya dapat mempengaruhi stabilitas keamanan nasional.

Pada kesempatan itu, juga Pangdam menyampaikan bahwa penyaluran Dana Desa yang sudah dijalankan sejak tahun 2015 hingga saat ini masih belum terasa dampaknya pada pembangunan wilayah pedesaan dan perbatasan. Ini dikarenakan belum adanya perencanaan pembangunan desa yang berkesinambungan dari desa itu sendiri sehingga dana yang diterima sering salah sasaran dan peruntukkannya. Itulah yang dampak banyaknya kepala desa yang masuk penjara untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Oleh karenanya Presiden Jokowi menginginkan agar Tiga Pilar Desa harus saling bersinergi guna menjalankan pembangunan di Desa.

“Tiga Pilar Desa ini harus dapat saling bersinergi dengan baik setiap saat, setiap waktu dan dalam keadaan apapun untuk melayani dan mensejahterakan masyarakat desanya. Bila memungkinkan tiga pilar ini dapat berkantor secara bersama-sama dalam satu atap agar selalu dapat berkomunikasi dengan baik,” hemat Ganip.

Pangdam juga memberi amaran agar 3 pilar ini harus saling bekerjasama dengan prinsip saling mempercayai bukan saling mencurigai. Membimbing masyarakat untuk berpartisipasi dalam membangun desa dengan mengedepankan program peningkatan keterampilan masyarakat sehingga masyarakat desa dapat menggali kemampuannya untuk membangun desanya. Menurut dia, apabila ketiga unsur ini dapat bekerjasama dengan baik maka potensi ancaman yang ada seperti urbanisasi, konflik komunal, narkoba, paham radikal dan lain-lain yang dapat menghancurkan bangsa ini dapat dicegah secara dini.

Pada kesempatan sama Kepala Operasi Tinombala Komisari Besar Polisi M.Badrus menyampaikan kepada seluruh unsur 3 pilar desa ini agar menyampaikan ke warganya untuk mengimbau kepada sisa-sisa kelompok MIT agar menyerahkan diri baik-baik sehingga dapat diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku tanpa harus terjadi pertumpahan darah lagi. (pen/rem)

SultengEkspres

SultengEkspres

Comments

No Comments Yet! You can be first to comment this post!

Write comment

Your data will be safe! Your e-mail address will not be published. Also other data will not be shared with third person. Required fields marked as *