Theo Tumakaka, Pendiri Sulteng Kembali Kritis
April 6, 2017
SultengEkspres (664 articles)
0 comments
Share

Theo Tumakaka, Pendiri Sulteng Kembali Kritis

Palu, SultengEkspres.com – Tokoh pejuang pembentukan Provinsi Sulawesi Tengah, Theo Tumakaka (80)) kembali dilarikan di RSU Anutapura Palu sejak Selasa, 4 April lalu. Kondisi kembali kritis karena terserang penyakit komplikasi yang cukup parah. Padahal baru dua pekan lalu keluar dari rumah sakit yang sama setelah menjalani perawatan selama beberapa hari.

Salah seorang putrinya, Lucia Tumakaka mengatakan kondisi tubuh ayahnya kian melemah. “Saat ini dia membutuhkan darah golongan O untuk memulihkan kondisinya, ” kata Lucia.

Senada dengan itu, Nelly Marunduh, istrinya, menyatakan kondisi kesehatan Theo Tumakaka dalam sebulan terakhir ini kian memburuk. Bahkan selama dalam perawatan di rumah sakit hingga menjalani rawat jalan di rumah, Pak Theo, sapaan akrabnya hanya bisa berbaring.

Theo Tumakaka bagi sebagian generasi muda tentu tidak begitu mengenal lagi sosoknya. Padahal sebagai mantan anggota DPRD GR Sulawesi Tengah kali pertama terbentuk 1964, dia memiliki peran besar dalam perjuangan pembentukan Provinsi Sulawesi Tengah. Ketika masih mahasiswa di Malang akhir dekade 1950-an, Theo Tumakaka menggalang kekuatan bersama mahasiswa asal Sulteng di Jawa melaksanakan sejumlah pertemuannya. Tujuannya mendesak dan menuntut pemerintah pusat dan melobi berbagai elemen terkait untuk merealisasikan lahirnya Provinsi Sulteng.

Meskipun banyak tantangan dari berbagai pihak, Theo Tumakaka bersama Rusdi Toana, Ischak Moro, Yahya Ponulele dan puluhan tokoh pemuda waktu itu tak pernah berhenti berjuang. Sebab mendapat dukungan dari tokoh-tokoh masyarakat yang berada di wilayah cikal bakal Provinsi Sulteng.

Di antara tokoh pejuang itu kelak diangkat sebagai anggota DPRD GR Sulteng yang telah terbentuk. Dari 21 anggota legislatif pertama itu, kini tinggal 4 orang yang masih hidup dan semua dalam kondisi sepuh dan sakit-sakitan. Salah satu di antaranya Theo Tumakaka yang tak lagi berdaya. Semoga ia tidak terlupakan penerusnya yang kini telah menikmati buah perjuangannya. (jab)

SultengEkspres

SultengEkspres

Comments

No Comments Yet! You can be first to comment this post!

Write comment

Your data will be safe! Your e-mail address will not be published. Also other data will not be shared with third person. Required fields marked as *